Info Aktual

Sekretaris Balitbangtan Kunjungi Lokasi Field Trip GRA

Tabanan - Tahun 2019 Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan pertemuan Global Research Alliance (GRA) yang akan diikuti oleh delegasi lebih dari 76  negara di Dunia. Kegiatan internasional ini rencananya akan dilaksanakan tanggal 8 dan 11 Oktober 2019 di Provinsi Bali. Kunjungan lapang (field trip) merupakan salah satu agenda yang telah direncanakan dari awal selain acara meeting.

Model Pertanian Bio Industri yang dibangun Badan Litbang Pertanian melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali rencananya akan digunakan sebagai salah satu lokasi field trip oleh peserta GRA. Menurut Dr. drh I Made Raiyasa, MP (Kepala BPTP Bali)  BPTP Bali berkomitmen akan menunjukkan yang terbaik kepada peserta GRA yang berasal dari manca negara tersebut. “ Kita persiapkan semaksimal mungkin” ujarnya.

Berkaitan dengan hal tersebut Sekretaris Badan Litbang Pertanian Dr. Ir. Muhammad Prama Yufdy, M.Sc., hari Kamis 20 Juni 2019 mengunjungi lokasi Pengembangan Model Pertanian Bioindustri di Desa Antapan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Dalam kunjungannya Sesba memberikan beberapa arahan dan masukan agar lokasi field trip dipersiapkan secara maksimal berdasarkan potensi, aktivitas serta inovasi yang dikembangkan dalam usahatani yang ada di kawasan Pengembangan Model Pertanian Bio Industri di Desa Antapan. Secara umum Bapak Sesba sangat mengapresiasi upaya BPTP Bali bersama petani dalam mempersiapkan lokasi kunjungan.

DPRD Jatim dan BPTP Bali Sharing Info SDG Tanaman

Denpasar - Indonesia memiliki beribu varitas tanaman Sumber Daya Genetik (SDG), baik tanaman Pangan, Perkebunan, Hortikultura maupun tanaman obat-obatan.  Dalam rangka melestarikan SDG tanaman Obat tradisional, Pemerintah Daerah Jawa Timur berkeinginan menuangkannya dalam peraturan daerah.  Mohamad Sirot, sebagai Wakil Ketua Badan Peraturan Daerah(Baperda) JawaTimur, dalam acara kunjungannya ke BPTP Bali Rabu (24/4), mengatakan bahwa Jawa Timur Memiliki banyak varitas tanaman obat. namun hanya beberapa persen saja yang diketahui dan digunakan manfaatnya sebagai obat traditional.

Lebih lanjut Mohamad Sirot mengatakan bahwa Pemda Jawa Timur akan menyusun perda tentang pelestarian dan perlindungan dari varitas tanaman obat yang ada di jawa timur. " Untuk melengkapi materi dalam penyusunan perda ini kami ingin sharing informasi dengan BPTP Bali tentang bagaimana mengelola Sumber Daya Genetik Tanaman" Jelasnya. 

Sementara itu Kepala BPTP bali I Made Rai Yasa mengungkapkan kebahagiaannya, sembari mengucapkan selamat datang kepada rombongan, dirinya dengan bangga memperkenalkan  BPTP Bali kepada rombongan wakil rakyat Jawa Timur tersebut." terkait dengan pelestarian SDG kami turut berbangga atas kepedulian Bapak, Ibu anggota Dewan terhadap kelestarian varitas tanaman obat di Indonesia ini" ujarnya.

Pada kesempatan itu Kepala BPTP Bali menyampaikan tentang pengalaman BPTP Bali mengelola SDG Tanaman yang ada di Bali. "Sampai saat ini sudah 20 varitas yang kami mediasi pendaftaraanya ke Pusat Perlindungan Varitas Tanaman dan Perijinan Pertanian ( PPVTPP), dan kami bersyukur ke 20 varietas tersebut kini sudahbersertifikat sebagai varitas tanaman asli Bali", jelasnya. (gun)

 

 

 

Sekretaris Balitbangtan Kunjungi BPTP Bali

Denpasar- Sebagai institusi pemerintah harus selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Untuk itu perlu dipersiapkan fasilitas pendukung dan SDM yang kompeten dalam memberikan layanan. Petugas pengadaan barang memiliki peran yang sangat besar dalam mempersiapkan fasilitas yang memadai dan baik dalam menjalankan tusi institusi.  

Terkait dengan hal tersebut  Hari Rabu 18 Juni 2019 Sekretaris Badan Litbang Pertanian Dr. Ir. Muhammad Prama Yufdy, M.Sc. Berkunjung ke BPTP Bali untuk memberikan arahan dan motivasi kepada ASN BPTP Bali yang bertugas dalam pengadaan barang jasa.

Dalam arahanya Sekba Balitbangtan mengatakan agar kita jangan sampai melakukan atau terjebak oleh praktek-praktek yang melanggar hukum dalam melakukan proses pengadaan barang-jasa. Lebih lanjut Sekba mengatakan bahwa BPTP Bali dalam tugas fungsinya selain melaksanakan penelitian dan pengkajian memberikan pelayanan juga menjadi tugas penting. “ dalam melayani harus selalu bersikap baik dan memberikan senyum” ujarnya.

BPTP Bali Dampingi UPSUS SIWAB dengan Minoxvit

Permasalahan Reproduksi induk sapi salah satunya disebabkan karena stress lingkungan dan kekurangan mineral dan vitamin utama. Hal ini secara umum bisa diatasi dengan pemberian antioksidan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. 

Menurut Made Londra (Peneliti BPTP Bali) Minoxvit adalah suatu pakan aditif yang mengandung antioksidan alami, vitamin dan mineral yang bila diberikan kepada induk untuk meningkatkan status reproduksinya. Minoxvit mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu Minoxvit juga mengandung Vitamin dan Mineral Se yang dapat meningkatkan estrus induk. Lebih lanjut Made Londra Mengatakan Fungsi Minoxvit untuk Reproduksi induk yaitu meningkatkan kinerja mikroba rumen, mencegah penurunan bobot badan induk setelah melahirkan, meningkatkan laju pertumbuhan anak yang baru lahir dari induk yang diberi Minoxvit dan memperpendek post partum oestrus (masa timbulnya birahi kembali setelah melahirkan.

Dalam ranga mendampingi Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS Siwab) di Provinsi Bali, BPTP Bali Upsus Siwab mendiseminasikan Minoxvit pada Induk Sapi. Salah satu kegiatan pemberian Minoxvit pada induk sapi dilakukan di Kelompok Budi Karya Jati, Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng pada hari Kamis, (18/4).

 

Penyuluh BPTP Bali Menjadi Narasumber Pembuatan VCO

Tabanan - Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak murni yang dihasilkan dari buah kelapa yang sudah tua. VCO dikatakan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan pengobatan penyakit. Oleh karena itu VCO memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dibandingkan minyak kelapa biasa. Cata pembuatan VCO sedikit berbeda dengan pembuatan minyak kelapa biasa. Apabila dalam pembuatan minyak kelapa biasa santan dipanaskan dengan suhu tinggi, pembuatan VCO tidak menggunakan suhu tinggi  untuk merubah santan kelapa menjadi minyak.

Berkenaan dgn Program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH-P) jenis ketrampilan Pengolahan Minyak Kelapa Murni (VCO) kerjasama antar lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dharma Shanti dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Th 2019, mulai tgl 8 Juni 2019 dilaksanakan pelatihan pembuatan VCO yang diikuti oleh 30 orang peserta ibu-ibu rumah tangga dari Kecamatan Penebel. Pelatihan bertempat di PKBM Dharma Shanti Desa Buruan, Kec.Penebel Tabanan. Terkait dengan acara tersebut Penyuluh BPTB Bali dipercaya sebagai narasumber dalam pelatihan pembuatan VCO.

I Made Sugianyar (Penyuluh BPTP Bali) mengatakan pelatihan rencananya akan dilaksanakan selama 2 minggu ke depan dengan skala yang lebih besar lagi. “ kami berharap setelah diberikan pelatihan peserta dapat membuat VCO sampai siap dipasarkan sehingga dapat menambah penghasilan rumah tangga” ujarnya.

BPTP Bali Sebagai Tim Penguji Lomba Ternak di Gianyar

Salah satunya komoditas ternak yang sangat potensial untuk dikembangkan dan cocok dengan kondisi lingkungan di indonesia, yaitu sapi bali. Sapi bali merupakan salah satu jenis plasma nutfah bangsa sapi yang didomestifikasi di Pulau bali. Sapi ini mempunyai banyak  keunggulan dibandingkan dengan sapi lain, seperti tingkat kesuburan yang mencapai 83%, mudah beradaptasi dengan iklim yang panas dan dia adalah tenaga kerja yang tangguh ketika turun ke sawah untuk membajak.

Keberhasilan usaha ternak Sapi Bali diperlukan bibit-bibit tenak yang berkualitas, oleh sebab itu diperlukan seleksi sapi Bali, sehingga bisa memperbaiki genetik sapi bali.  Dalam lomba ternak tersebut Bupati Gianyar menetapkan tim penguji dari Balitbangtan BPTP Bali, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali. Made Londra (Peneliti BPTP Bali) melaporkan penilaian dilakukan pada hari minggu, tanggal 14 April 2019 di Kecamatan Payangan. Peserta lomba terdiri dari 7 Kecamatan yang ada dikabupaten gianyar dengan jumlah sapi 51 ekor.

Panen Kedelai Demplot Turiman di Tabanan

Tabanan - Teknologi Sistem Tanam Tumpang Sari Tanaman (Turiman) Balitbangtan didiseminasikan dalam rangka mendukung program Upsus Pajale. Tahun 2019 BPTP Bali dalam melaksanakan program peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dilakukan dengan membuat beberapa demplot Turiman. Salah satu lokasi demplot dilakukan di Kelompok Subak Abian Tegalsari, Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Hari Kamis (9/5), dilaksanakan kegiatan panen bersama kedelai Idamame di lokasi demplot turiman tersebut. Panen dihadiri yang di hadiri oleh Dinas Pertanian Kab. Tabanan, BP3K Kec. Baturiti beserta PPL, Tim BPTP Bali serta Kelompok Tani. Dari hasil ubinan demplot diketahui dengan sistem tanam monokultur produktivitas kedelai mencapai 6,5 ton/Ha. Sedangkan dengan sistem tanam turiman produktivitasnya mencapai 7,65 ton/ha.

Bimtek Pengelolaan Informasi Publik di BPTP Bali

Denpasar - Keterbukaan Informasi Publik  menurut Undang-Undang No. 14 tahun 2008 pasal 1 ayat 2 adalah informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan/atau diterima oleh suatu badan publik yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara dan/atau penyelenggara dan penyelenggaraan badan publik lainnya yang sesuai dengan Undang-Undang ini serta informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Sedangkan pasal 1 ayat 9 menyebutkan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) adalah pejabat yang bertanggung jawab di bidang penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan, dan/atau pelayanan informasi di badan publik.

Guna meningkatkan kinerja PPID dalam pengelolaan dan pelayanan UPT Lingkup Kementerian Pertanian dalam memberikan layanan Informasi Publik, Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian selama dua hari yaitu dari tanggal 11-12 April 2019 melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) Pelayanan dan Pengelolaan Informasi Publik Berbasis Online kepada seluruh Pengelola Informasi Publik UPT Kementan di Wilayah Indonesia Timur (Bali, NTB, NTT).

Hari Sabtu (13/4), Bimtek yang penyelengaraannya bertempat di BPTP Bali, ditutup langsung oleh Kepala Biro Humas Dan Informasi Publik-Kementan, Kuntoro Boga Andri, SP, M.Agr., Ph.D. Dalam acara penutupan Kepala Biro Humas dan informasi Publik sekaligus memberian arahan kepada peserta bimtek tetang bagaimana mengelola Imformasi publik di era digital sekarang ini. Sehingga diharapkan apa yang diinformasikan kepada publik mendapatkan citra positif bagi institusi. Selain Peserta bimtek seluruh ASN di BPTP Bali hari ini juga hadir untuk mengikuti arahan dari Kepala Biro Humas terkait pengelolaan dan pelayanan Informasi Publik.

 

BPTP Bali Sosialisasikan Pakan Lokal Untuk Ternak Sapi

Klungkung - Pakan adalah makanan (asupan) yang diberikan kepada hewan ternak. Pakan mempunyai peranan penting dalam usaha peternakan khususnya dalam peningkatan produksi dan produktivitas ternak. Dari aspek ekonomi biaya pakan memberikan kontribusi hingga 70% dari seluruh biaya produksi ternak sapi. Pakan ternak yang diberikan biasanya berupa campuran dari bahan alami dan bahan buatan (komposisi) yang telah ditingkatkan kandungan gizinya. Pakan buatan adalah pakan yang disiapkan oleh manusia dengan bahan dan komposisi tertentu yang sengaja disiapkan oleh manusia.

Pakan buatan bersifat basa, seperti bentuk pasta atau emulsi (cairan pekat), dan tidak perlu disimpan. Sedangkan pakan alami berasal dari kelompok hijauan sisa hasil pertanian ataupun hijauan yang sengaja ditanam. Rumput, gamal, bentenu dan bunut merupakan pakan yang tergolong pakan alami. Bahan bakunya berasal dari sumberdaya lokal, dan berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan secara efisien oleh ternak, baik sebagai suplemen, komponen konsentrat atau pakan dasar.

Keuntungan menggunakan pakan lokal antara lain (1) mudah dalam distribusi karena jarak antara tempat prosesing dengan lokasi peternak lebih dekat, (2) harganya lebih murah dengan kualitas standar karena menggunakan sebagian besar bahan baku lokal dan overhead cost yang sangat rendah, (3) memiliki keunggulan kompetitif  dibandingkan pakan komersial buatan pabrik skala industri besar, dan (4) mendukung program agribisnis ternak di pedesaan melalui industrialisasi pakan rakyat untuk peningkatan daya saing ternak lokal. Sedangkan kelemahan penggunaan pakan alami yaitu, memerlukan waktu уаng lebih lama karena untuk bіѕа menghasilkan pakan alami dalam jumlah уаng sesuai dеngаn kebutuhan memerlukan waktu dan tenaga  yang besar untuk menumbuhkannya.

Terkait dengan pemanfaatan pakan lokal untuk ternak sapi, hari Selasa, 6 Mei 2019 dilaksanakan Sosialisasi Kajian Optimalisasi Pertumbuhan Bibit Sapi Bali Melalui Penggunaan Pakan Lokal dan Hormon Pertumbuhan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan petunjuk teknis (Juknis) penggunaan pakan lokal dan hormon bagi para peternak Sapi di Bali. Petunjuk teknis ini diharapkan dapat diadopsi oleh para petani, peternak, dan stakeholder yang terkait. Kedepannya diharapkan dapat memberikan informasi dari pemanfaatan pakan lokal spesifik lokasi berupa rumput, gamal, bentenu dan bunut. Sebagai informasi sebelumnya pakan rumput, gamal, bentenu dan Bunut banyak dimanfaatkan secara luas oleh petani Nusa Penida.

Menurut drh. Agus Kertawirawan selaku penanggung jawab kegiatan dari BPTP Bali, Kegiatan sosialisasi ini untuk mengetahui potensi pengembangan bibit sapi bali memanfaatkan ransum pakan lokal berupa rumput, gamal, bentenu dan bunut. “Kajian yang dilakukan adalah mensinergikan pakan lokal dengan pemanfaatan pakan tambahan (polard), probiotik dan growth promotor” jelasnya.

Nantinya diharapkan, kajian ini dapat memberikan gambaran sejauhmana potensi pakan lokal yang disenergikan dengan pakan tambahan (polard), probiotik dan growth promotor yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan bibit sapi. Dengan demikian dapat merencanakan program pengembangan hijauan pakan ternak lokal yang lebih berkualitas dalam mendukung pengembangan sapi Bali di Nusa Penida pada khususnya.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di kelompok Tani Ternak Pucuk Mekar Sari, Dusun Rata, Desa Klumpu Kec. Nusa Penida- Klungkung. Hadir dalam kegiatan sosialisai tersebut Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Kepala UPT Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kecamatan Nusa Penida, dokter hewan dan petugas IB se-Nusa Penida, pengurus dan anggota kelompok, serta tim kajian dari BPTP Bali.

Kepala Balitbangtan Menyapa ASN BPTP Bali

Denpasar - Hari ini Sabtu (13/4), disela-sela kegiatan medampingi Menteri Pertanian di Bali, Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., menyempatkan diri mengunjungi BPTP Bali untuk memberikan arahan dan motivasi kepada ASN di BPTP Bali. Walaupun hari Sabtu merupakan hari libur, namun tidak menyurutkan semangat para ASN di BPTP Bali untuk mendengarkan arahan dari Kepala Badan Litbang Pertanian, Kementan. 

Dalam arahannya Kepala Balitbangtan menyampaikan program Balitbangtan ke depan serta capaian dan target dari Kementerian Pertanian. Kepala Balitbangtan juga menyampaikan agar UPT di bawah Badan Litbang Pertanian harus bisa bersinergi dalam memberikan dukungan Inovasi teknologi pertanian untuk mensukseskan program-program dari Kementerian Pertanian. Kepala Badan Litbang Pertanian berpesan kepada seluruh ASN di BPTP Bali agar Terus meningkatkan kinerja " Mulai bulan April ini kita sebagai ASN akan dibayarkan 50 persen dari kehadiran dan 50 persen dari kinerja kita" ujarnya. 

Kepala BPTP Bali, Dr.I Made Rai Yasa mengatakan, merasa berterimakasih kepada Kepala Badan Litbang Pertanian telah bersedia memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh ASN di BPTP Bali. Lebih lanjut Kepala BPTP Bali akan melaksanakan sepenuhnya apa yang menjadi arahan dari Kepala Badan Litbang. " Kami siap mengikuti petunjuk dari Bapak Kepala Badan Litbang Pertanian" ujarnya.

Subcategories

Subcategories