Pengendalian Tungau Merah Pada Tanaman Ubi Kayu

Tanaman ubi kayu (Manihot Esculenta Crantz) merupakan tanaman jenis semak. Tinggi tanaman beragam mulai dari 1 m sampai dengan 3 m, tergantung dari varietas dan kondisi lingkungan. Batang tanaman berkayu bersih tidak berbulu, bercabang, berwarna coklat atau putih keperakan, dan sebagai akar menjadi ubi (tuber) dan oleh karena itu disebut tanaman ubi kayu. Ubi kayu tergolong tanaman semusim, dengan umur tanaman mencapai 6 bulan apabila yang dipanen umbinya. Sedangkan jika dipanen daun umur tanaman bisa lebih lama.  

Bentuk dan ukuran ubi sangat beragam, ada yang ramping memanjang dan ada juga yang memanjang tapi bundar. Daun berbentuk seperti  jari tangan manusia, kedudukan daun pada batang berselang seling secara teratur.  Membudidayakan tanaman ubi kayu tidak terlepas dari gangguan Organisme Penganggu Tanaman. Tanaman ubi kayu yang terserang OPT akan mengalami penurunan produksi secara kuantitas maupun kualitasnya. Bahkan pada intensitas serangan tinggi petani akan kehilangan hasil.  Alasan  mengapa petani harus mengetahui atau mengidentikasi hama tanaman ubi kayu adalah  agar petani dapat mengendalikan dengan benar jenis hama yang menyerang tanaman ubi kayu.

Tungau merah Tungau dewasa berbentuk oval, besarnya kurang lebih 0,5 mm. warna telur kuning coklat atau sedikit kemerahan dengan garis tengah 0,1 mm. larvanya berwarna kemerahan dan mempunyai tungkai empat pasang, berwarna kehijauan atau kemerahan. Yang jantan berwarna hijau kekuningan,  kadang-kadang kemerahan dengan beberapa bercak  hitam kecil. Yang betina berwarna merah tua atau merah kecoklatan dengan beberapa bercak hitam. Tungkai dan bagian mulut kelihatan putih jernih. Tungau dewasa bertungkai empang pasang.

Tungau merah aktif  pada siang hari. Seekor tungau merah betina mampu menghasilkan 200 butir yang diletakan di sekitar tulang daun. Telur menetas setelah 4-7 hari. Stadium larva lamanya 3-5 hari. Larva selanjutnya menjadi nimfa dan tungkainya menjadi empat pasang. Total stadia nimfa 6-10 hari.

Kerusakan  akibat tungau merah penyakit pada ubi kayu diawali pada daun yang berbintik-bintik kuning yang kemudian meluas menjadi bercak yang lebih besar berwarna kuning yang kemerahan hingga disebut sebagai hama merah. Hama ini lama kelamaan akan membuat daun menjadi layu dan rontok. terlihat tanaman tidak mati , namun lama kelamaan akan menjadi kerdil dengan umbi yang kecil dan kadarnya sedikit

Identifikasi Serangan  

Identifikasi tungau merah pada tanaman ubi dilakukan terhadap bagian bawah daun terutama di tulang daun. Karena ukurannya yang sangat kecil untuk lebih mudah mengidentifikasi tungau merah dapat bantu kaca pembesar.

Pengendalian

Pengendalian tungau merah dapat dilakukan dengan berberapa cara yaitu,

  1. Pembersihan gulma disekitar tanaman
  2. Musuh alaminya adalah tungau predator phytoseulus persimilis dan macroplitis, beberapa cocinelids stechorus givifrons, S. punctillum, cendawan Enthomopthora fresnii
  3. Pengendalian dilakukan apabila serangan mengkhawatirkan dengan menggunakan akarisida seprti kelthan, acarin, gelecron, gusathion dan lain-lain.

 

Sumber:

1. Suharto 2007. Pengenalan dan Pengendalian Hama Tanaman Pangan. Andy, 2007.

 2. Titek islami 2015. Ubi Kayu. Graha Ilmu