Pengemukan Kambing Potong

Secara ekonomis usaha penggemukan kambing potong akan menguntungkan jika produksi dagingnya tinggi dan kualitasnya bagus. Tata laksana yang baik sangat menentukan keberahasilan usaha penggemukan kambing potong. Kambing yang dipelihara sebagai kambing potong memiliki ciri badan yang lebih kuat,  dan kulit yang tebal.

Beberapa jenis kambing yang dipelihara sebagai kambing potong  yaitu, Kambing Angora, Kambing Achondroplastik, Kambing Bari, Kambing Bengala Hitam  dan lainnya. Secara teknis, pengemukan kambing potong dapat diterapkan dengan 3 sistem, yakni;

1. Penggemukan dikandangkan 

Penggemukan dengan cara dikandangkan adalah tehnik memelihara kambing yang dilakukan secara terus menerus di dalam kandang. Pakan dan minum kambing selalu disediakan oleh peternak.  Pemberian pakan hijauan pada kambing potong per hari adalah 10% dari berat badan. Kandang kambing yang dibuat pada tempat yang kering, cukup mendapatkan sinar matahari pagi secara merata, udara segar, lantai kandang kuat, dan tersedia tempat makan dan minum. Untuk memelihara satu ekor kambing dewasa dibutuhkan kandang seukuran 1,2 m2.

2. Penggemukan di padang rumput

Tehnik Penggemukan dipadang rumput adalah dengan memelihara ternak kambing  potong yang dipelihara dilepaskan di padang rumput. Penggemukan kambing potong di padang rumput ini harus diatur pola pengembangannya. Jumlah kambing yang dipelihara harus disesuaikan dengan padang rumput yang tersedia.

3. Penggemukan dengan cara kombinasi

Penggemukan dengan cara  kombinasi adalah, Kambing dilepaskan di padang rumput selama hijauan masih ada, namun apabila persediaan rumput sudah mulai berkurang, kambing di pindahkan ke kandang.

 

Download artikel lengkap >>>