BIO-CAS Fermentor Pemacu Pertumbuhan Ternak Serba Guna

Salah satu faktor penting yang mesti mendapat perhatian dalam penggemukan sapi adalah masalah pakan. Karena itu, jumlah dan mutu pakan, serta efesiensi penggunaan pakan merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam usaha fattening (penggemukan)

Untuk memacu pertumbuhan ternak dan meningkatkan efesiensi penggunaan pakan, disamping pemberian pakan bermutu, belakangan beberapa peternak telah menggunakan probiotik,  yakni mikroba yang dapat membantu proses pencernaan makanan.

Salah satu probiotik, hasil temuan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali yang saat kini mulai banyak digunakan peternak adalah Bio-Cas.

Bio-Cas disamping mengandung beberapa jenis bakteri probiotik, juga mengandung Curcumae, Alysin dan Scordinin. Curcumae dan Alysin merupakan bahan alami yang dapat membunuh mikroba pathogen seperti Ecoli, Salmonela dan Shigella, serta meningkatkan nafsu makan. Curcumae juga dapat membunuh telur-telur cacing yang sering bersemayam di usus sapi, yang dapat menghambat pertumbuhan.

Disampung itu, dalam Bio-Cas juga terdapat Scordinin – senyawa alami yang berfungsi untuk memacu pertumbuhan serta meningkatkan kesuburan (fertilitas) bagi ternak.

Cara penggunaannya adalah cairan Bio-Cas disedot kedalam spuit, lalu pengikat hidung sapi dipegang, dan saat mulut sapi terbuka Bio-Cas dimasukkan ke mulut dengan spuit. Ini biasa disebut dengan direct use.

Cara ini merupakan cara yang efektif, namun hanya cocok dilakukan jika jumlah ternak terbatas (1-10 ekor). Jika jumlah ternak banyak, cara yang cocok melalui air minum atau dicampur konsentrat. Jika melalui air minum, perlu diperhitungkan agar air minum habis diminum ternak.

Disamping diberikan secara langsung, Bio-Cas juga baik dipergunakan untuk mengolah memfermentasi) limbah pertanian seperti jerami padi, jerami jagung atau daun-daun kering untuk pakan.

Sekitar 2 minggu setelah pemberian Bio-Cas, nafsu makan akan meningkat, dan ternak akan tampak lebih lincah. Disamping itu bau kotoran ternak menjadi sangat berkurang.

Dalam 4 minggu, respon pertumbuhan terhadap sapi yang diberikan Bio-Cas akan tampak. Penggunaan Bio-Cas dapat meningkatkan pertumbuhan rata-rata 25 – 30 % dibanding ternak yang tanpa memperoleh Bio-Cas.

Sebagai contoh pada beberapa penelitian yang dilakukan pada Sapi Bali yang mendapat pakan hijauan dan dedak padi sebanyak 0,8 % dari berat hidup (sapi yang beratnya 250 kg, mendapat 2 kg dedak / ekor/ hari) pertambahan bobot badan rata – rata 480-500 gram/ekor/ hari. Bila penggunaan pakan tersebut ditambah dengan pemberikan Bio-Cas 5 cc / ekor / hari bisa memperoleh PBB rata – rata 625-650 gram.

Pada sapi yang sedang bunting, Bio-Cas juga bisa digunakan untuk ”flushing” (perbaikan pakan) untuk memperoleh bobot lahir godel yang lebih tinggi, yang diberikan sekitar 2-3 bulan sebelum melahirkan.