Cara Cepat Penyiapan Benih Salak Gula Pasir

Salak gula pasir merupakan komoditas unggulan buah nasional spesifik lokasi dari Provinsi Bali. Salak Gula Pasir merupakan kultivar Salak Bali yang paling enak. Daging buah yang dimiliki oleh Salak Gula Pasir lebih tebal, lebih berair dan lebih manis dari Salak Pondoh. Rasa manis Salak Gula Pasir sudah terasa sejak buah masih muda. Pengembangan komoditas Salak Gula Pasir masih sangat memerlukan ketersediaan benih yang bermutu serta mudah diperoleh bagi masyarakat.

Pengembangan buah salak khususnya dalam usaha tani masih mengalami kendalam dalam akses mendapatkan benih buah Salak Gula Pasir yang berkualitas mengingat dalam pengembangan usaha tani nya memerlukan waktu yang cukup lama serta inventasi yang tidak sedikit nominalnya. Dengan demikian, masyarakat setempat serta para pelaku usaha tani Salak Gula Pasir membutuhkan jaminan kualitas terhadap benih Salak Gula Pasir. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka perlu suatu upaya perbenihan Salak Gula Pasir yang baik untuk menghasilkan benih yang berkualitas dan waktu perbenihan yang singkat.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Adijaya, dkk (2014) sebagai tim peneliti BPTP Bali, untuk mempercepat ketersediaan benih, pembibitan yang dilakukan dengan menggunakan polybag serta media tanam yang baik (tanah dicampur dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1) akan mampu mempercepat dan meningkatkan kualitas benih serta siap dipindahkan ke lahan pada umur 4 bulan hari setelah tanam.

selengkapnya >>>