BPTP Bali Optimalkan Sawah Tadah Hujan Tabanan

Tabanan-Lahan sawah tadah hujan merupakan lahan yang pengairannya sangat ditentukan oleh curah hujan, sehingga risiko kekeringan sering terjadi terutama pada saat musim kemarau.

Kabupaten Tabanan walaupun dikenal sebagai lumbung pangannya Provinsi Bali, ternyata masih memiliki lahan sawah tadah hujan yang setiap tahunnya berpotensi semakin meluas. Seperti diketahui selama ini produktivitas padi lahan sawah tadah hujan masih tergolong sangat rendah, tentunya hal ini akan berpengaruh besar terhadap total produksi padi di Tabanan.

Menurut Dr. Made Rai Yasa, Kepala BPTP Bali lahan tadah hujan di Tabanan masih bisa ditingkatkan produktivitasnya yaitu dengan menerapkan Inovasi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) secara benar.

Lebih lanjut dijelaskannya, untuk meningkatkan produktivitas padi di lahan tadah hujan Badan Litbang Pertanian melalui BPTP Bali tahun 2018 membuat Demonstrasi Farming (Demfarm) penerapan Inovasi PTT padi seluas 10 hektar yang berlokasi di Tempek Betenan, Subak Babakan Anyar, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan. "Kita akan terus mengawal penerapan Inovasi dan PTT dilapangan” ujarnya.

Sagung Aryawati, Peneliti BPTP Bali, Senin, 21 Mei 2018, dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada petani lahan tadah hujan di Tabanan mengatakan tujuan penerapan Inovasi PTT di lahan tadah hujan adalah untuk meningkatkan produksi padi serta peningkatan pendapatan petani.

“Inovasi yang akan kami terapkan pada Demfarm ini yaitu penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) padi seperti Inpari 40, Situ Bagendit, dan Tuwoti. Sedangkan sistem tanamnya kami terapkan jajar legowo 2:1” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan melalui Kepala Bidang Produksi, I Wayan Suandra juga menyampaikan kepada petani agar dalam penerapan Inovasi harus sesuai dengan anjuran.

Dia berharap, setelah dilakukan Demfarm dan hasilnya diketahui bagus, ke depan petani mau melanjutkan. Itulah harapkan kami, selesai Demfarm ini, petani terus menerapkan Inovasi PTT Ini” ujarnya.