PERAGI Pusat Kukuhkan Komisaris Daerah Bali

Denpasar - Dalam rangka pemberdayaan organisasi profesi Pertanian di bidang Agronomi, maka di Provinsi Bali dipandang perlu untuk mengukuhkan kepengurusan baru Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) Tingkat Komisaris Daerah. Bertempat di Grand Mega Hotel, Kuta, Bali, telah dilaksanakan pengukuhan Komisaris Daerah (Komda) PERAGI Bali oleh ketua umum PERAGI Pusat dalam hal ini diwakili oleh Ketua satu, Mukti Sardjono, Kamis, 3 Mei 2018.

Menurut Mukti Sardjono, Komisaris Daerah (Komda) PERAGI Bali merupakan yang ke empat dikukuhkan di tahun 2018 ini, Sekaligus sebagai peragi ke 14 yang dikukuhkan setelah kongres PERAGI Tahun 2016. Lebih lanjut disampaikan guna memantapkan gerak langkah PERAGI dalam mengambil peran dalam penyelesaian permasalahan pangan nasional, PERAGI selalu memompa semangat anggotanya diseluruh Provinsi melalui pembentukan komisi daerah di masing-masing provinsi. “jelasnya.  

Sebagai ketua pengurus harian Komda PERAGI Bali, ditunjuk Nyoman Rai, dari Universitas Udayana, dan Wakil Ketua ditunjuk I Gusti Komang Dana Arsana, dari BPTP Bali. Selain itu dalam kepengurusan Komda PERAGI Bali disusun juga lima Bidang kepengurusan yaitu 1). Bidang Komunikasi dan Publikasi, 2). Bidang Organisasi dan Profesi, 3). Pengembangan Sains dan Teknologi, 4). Pengabdian Masyarakat dan Usaha Bersama, 5). Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama.

Sebagai Ketua Pengurus Harian Komda Bali Nyoman Rai, mengatakan bahwa dirinya memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus PERAGI Pusat yang sudah mengukuhkan Pengurus PERAGI Bali. Nyoman Rai juga menyatakan dengan dibentuknya Pengurus PERAGI Bali, dirinya akan mulai mengorganisasikan pengurus Agronomi-agronomi di Bali, untuk mengembangkan pembangunan pertanian di Bali.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa ke depan PERAGI Bali akan bermain pada komoditas-komoditas strategis yang ada di Bali baik Perkebunan, Hortikultura, maupun Pangan. “ kita akan agendakan adanya Integrasi Pertanian dengan Pariwisata senyatanya, karena pariwisata merupakan pasar besar bagi pertanian Bali” ujarnya menambahkan.