Tujuh Kabupaten Di Bali Hari Ini Laksanakan Panen Serentak

Rabu 03 Januari 2018, Petani di tujuh kabupaten di Bali hari ini serentak melaksanakan panen padi.  Berdasarkan laporan petugas pendamping Upsus Pajale BPTP Balitbangtan Bali Hari ini Seluas 52, 27 hektar dipanen dari potensi 332 hektar yang siap panen.

Kabupaten pertama yang panen hari ini adalah Kabupaten Gianyar. Panen seluas 22 hektar dari potensi 58 hektar yang siap dipanen. Panen dilakukan di dua subak pada Kecamatan Tampaksiring.  Di Subak Raja Suta petani memanen  Varietas padi IR 64 dengan produktivitas 6,5 ton per hektar. Sedangkan di subak Sulasih Sanding Petani memanen  varietas Towuti dengan produktivitas 6.9 ton per hektar.

Kabupaten ke dua adalah Jembrana, panen di Subak Sangkar Agung, Desa Sangkar Agung, Kecamatan Jembrana seluas 15 hektar dari potensi 86 hektar yang siap panen. Varietas yang dipanen Ciherang dengan produktivitas 7,56 ton per hektar.

Kabupaten ke tiga adalah Kabupaten Buleleng panen dilaksanakan di subak Babakan Sukasada dengan luas panen 5 hektar dari potensi luas 50 hektar. Varietas yang dipanen adalah Ciherang dengan produktivitas 6,2 ton per hektar.

Ke empat adalah Kabupaten Tabanan dengan luas panen 5 hektar di tiga lokasi dari potensi 41 hektar. Varietas yang di panen adalah Towuti dengan produktivitas 6,5 ton per hektar .

Selanjutnya kabupaten kelima adalah Kabupaten Badung, panen dilaksanakan di Desa Kerobokan, Kecamatan kute utara. Dari potensi panen 17 hektar hari ini dipanen seluas 3 hektar. Varietas padi yang dipanen adalah Ciherang dengan produktivitas 7,9 ton per hektar.

Kabupaten ke enam adalah Kabupaten Karangasem, seluas 2 hektar dari 30 hektar potensi yang siap panen. Panen di Karangasem dilaksanakan di Subak Gunung, Desa Ababi, Kecamatan Abang. Varietas yang dipanen adalah Ciherang dengan produktivitas 6,7 ton per hektar.

Kabupaten terakhir adalah Kabupaten Bangli dengan potensi luas panen 40 hektar dipanen hari ini baru 0,27 hektar saja. Varietas padi yang dipanen adalah Inpari 24 dengan produktivitas 7,12 ton per hektar dan Inpari 30 dengan produktivitas 5,84 ton per hektar. (swk)