Rahasia Sukses Petani di KPI Antapan Panen Cabai Disaat Harga Tinggi  

 

Denpasar - Tingginya harga cabai saat ini disebabkan rendahnya pasokan cabai, sedangkan kebutuhan akan cabai tetap bahkan meningkat. Hal ini umumnya disebabkan karena sulit untuk memproduksi cabai pada musim penghujan atau cabai yang ditanam petani diawal musim hujan belum berbuah.

Berbeda dengan petani di lokasi Kawasan Pertanian Berbasis Inovasi (KPI) di Desa Antapan, Baturiti Tabanan. Saat ini malah mereka sedang asiknya memanen cabai. Alhasil harga cabai yang mereka perolehpun cukup tinggi yaitu Rp. 60.000 - Rp 65.000.

I Kadek Santiana (petani) mengaku dirinya menanam cabai pada musim kemarau yaitu bulan Mei -Juli. "Berkat dukungan embung sebagai penampung air yang kami buat di lahan, kami bisa menanam cabai pada musim kemarau" jelasnya.

I Kadek Santiana juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BPTP Bali karena telah membina dirinya dan anggota kelompok lainnya dalam hal Inovasi teknologi melalui program KPI. "Awal dimulainya program KPI kami menanam cabai target pasar kami adalah hotel dan restaurant, akan tetapi pada kondisi lesunya pariwisata akibat pandemi Covid-19 ini cita-cita itu belum bisa diwujudkan. Namun kami tetap bersyukur walaupun tidak dijual ke hotel namun kami tetap mendapat harga tinggi" ujarnya.

Sementara itu I Nyoman Adijaya (Peneliti BPTP Bali) sekaligus penanggung jawab kegiatan KPI di Bali menjelaskan hasil identifikasi dan penetapan komoditas unggulan program Kawasan Pertanian Berbasis Inovasi di Desa Antapan-Baturiti-Tabanan menetapkan cabai kecil sebagai salah satu adalah komoditas unggulan.

Dijelaskan pula dengan pemanfaatan air embung pada bulan Mei -Juli tahun 2020 telah dikembangkan tidak kurang dari 5 hektar cabai kecil tersebar di 4 kelompok tani binaan BPTP Bali. " Panen cabai sudah dimulai sejak tanaman berumur 4 bulan setelah tanam setiap 1 minggu sekali (petik merah). Beberapa petani bahkan ada yang sudah panen ke 17 kali" jelasnya.

Menurut Adijaya, dengan penanaman pada musim kemarau waktu panen terjadi saat musim hujan seperti saat ini, dan kemungkinan besar petani akan memperoleh harga cabai yang bagus. Dengan memanfaatkan embung rata-rata petani di sini mampu menanam cabai seluas 5-15 are", ucapnya menambahkan.