Peneliti BPTP Bali Amati Perkembangan Kambing Boerka di Tabanan

Kabupaten Tabanan merupakan satu-satunya kabupaten di Bali secara nasional yang masuk dalam peta pengembangan ternak kambing. Kabupaten Tabanan telah memperoleh bantuan ternak kambing Boerka yang sebanyak 100 ekor pada tahun 2019, dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Ternak Bogor yang diserahkan melalui BPTP Bali.
 
Kambing Boerka merupakan kambing hasil persilangan antara kambing Boer dengan Kacang. Tujuannya adalah untuk memperoleh kambing jenis baru (Boerka) yang cepat besar seperti kambing Boer, dan memiliki sifat yang adaftif terhadap lingkungan yang kritis serta prolifik, mampu menghasilkan banyak anak seperti kambing Kacang.
 
Kamis, 26 Nopember 2020 Tim Pendampingan Ternak kambing BPTP Bali melakukan pengamatan dan pengawalan perkembangan kambing Boerka di Desa Sanda, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Selain melakukan penimbangan dan pengukuran tubuh untuk melihat perkembangannnya juga dilakukan pengamatan terhadap hijauan yang dikonsumsi baik pada saat musim hujan ataupun musim kemarau.
 
Menurut drh. I Nyoman Bagus Suyasa, M.Si (Peneliti BPTP Bali) sekaligus penanggungjawab kegiatan pengembangan ternak kambing, saat ini perkembangan kambing Boerka nampak menunjukkan hasil yang menggembirakan, terlihat dari perkembangannya sudah mencapai 167 ekor, terjadi peningkatan populasi 67% selama 1 tahun. "Mudah-mudahan ke depan ternak kambing boerka ini bisa berkembang dengan baik dan memberi manfaat yang besar buat peternak" ucapnya.