Petani Subak Gadon III Tabanan Berkomitment Kembangkan Bawang Merah

Pekaseh subak Gadon III pada acara Bimtek Bawang Merah yang diselenggarakan oleh BPTP Bali, bertempat di Wantilan Pura Dalem Adat Beraban, Kediri-Tabanan pada hari Selasa (24/11), mengatakan komitmennya untuk bertanam bawang merah secara berkelanjutan. "Kami harap mendapatkan pendampingan dalam berbudidaya bawang merah dengan inovasi teknologi yang dimiliki BPTP Bali" sebutnya.

Pekaseh juga menceritakan, pengalamannya dan anggota subak dalam bertanam bawang merah. "Kami sudah menanam bawang merah namun masih konvensional yakni ditanam pada sisa singgang padi berjarak tanam 28x28 cm (sesuai caplak padi). Kendala yang kami dialami selama ini berupa OPT seperti ulat daun, kerdil dan layu, daun menguning dan mengering sehingga hasil tidak optimal, hasil panen yang tersimpan dominan hampa sehingga tidak memperoleh benih yang sesuai untuk musim tanam" jelasnya.

Bimtek bawang merah selain dihadiri anggota subak dan BPTP Bali hadir juga Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Kediri dan PPL wilbin Subak Gadon III, sales exective PT Panah Merah dan PT. Rumah Bio Indonesia.Materi yang disampaikan oleh narasumber dari BPTP Bali dibagi 2 sub bahasan, teknis dari komponen budidaya yang ada dan OPT utama bawang merah.

Dr. Ni Made Delly Resiani (Peneliti BPTP Bali) selaku penanggungjawab Bimtek mengatakan bahwa petani Subak Gadon III sangat antusias dalam menyampaikan kesungguhannya untuk bertanam bawang merah. "Mereka ingin BPTP Bali dapat mendampingi secara optimal. Selanjutnya sebagai bagian dari acara Bimtek kami lakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung penanaman bawang merah yang dilakukan petani" jelasnya.